Selasa, 26 November 2013

Katakan Satu untuk Perawat Indonesia

Perawat adalah Seseorang yang telah lulus pendidikan baik didalam maupun di luar negeri sesuai dengan peraturan perundang - undangan (Permenkes No.148 tahun 2010 tentang izin dan penyelenggaraan Praktik Perawat). Perawat adalah salah satu tenaga kesehatan yang diakui oleh perundang - undangan. Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau yang disingkat PPNI merupakan induk organisasi yang memayungi Perawat yang tersebar diseluruh Indonesia.
Saat ini  mungkin kita sedang resah membicarakan RUU Keperawatan yang tak kunjung di sah kan. Akan tetapi jangan lupa ada hal yang tak kalah penting lainnya yang harus ada dalam diri dan jiwa profesi yaitu Persatuan. Persatuan akan tercipta  jika semua perawat mau bersatu baik yang senior maupun yang junior, yang di rumah sakit maupun yang di puskesmas, yang dikota maupun yang didesa dan  yang berkerja di instansi milik pemerintah maupun yang di swasta. Persatuan akan menciptakan pemerataan kesejahteraan, sehingga tidak ada lagi kesenjangan yang berbeda antar teman sejawat. Marilah kita saling bertegur sapa, saling tersenyum, saling menghargai satu sama lain, saling belajar dan saling berbagi pengalaman. Mari bersama - sama katakan satu untuk Perawat Indonesia. 

Jumat, 25 Oktober 2013

Tanggung jawab dan Perawat

Menjadi perawat bukanlah cita2 yang terdaftar dalam kamus saya sebelumnya, tapi menjadi perawat bukan juga karena iseng2 atau sekedar ikut – ikutan teman apalagi ada unsur paksaan oh Nooo!!! karena jujur saja saya bukanlah orang yang suka dipaksa :D.
 Mungkin masalah kenapa saya jadi perawat bukanlah hal yang penting mengingat saya juga bukan orang yang penting untuk diketahui oleh publik :D Saya yakin menjadi perawat adalah jalan yang telah dipilihkan Tuhan atau saya sebut  sebagai Takdir. Dan yang mau saya tulis di blog ini adalah tentang bagaimana jalan yang sudah dipilihkan Tuhan itu untuk dipertanggungjawabkan? Saya dan teman – teman sejawat bisa dikatakan sebagai makhluk yang diberi kesempatan oleh Tuhan untuk memiliki ilmu dan kemampuan untuk menolong orang lain terutama  bagi orang – orang yang sakit baik itu sakit biologis, psikis, sosial maupun spritual karena keperawatan itu bersifat holistik. Sangat indah rasa nya bila kita bisa mencari rejeki skalian menanam bibit – bibit amal atas perkerjaan kita sungguh pekerjaan yang teramat mulia bila kita jalankan dengan ikhlas J tapi  masalahnya apakah kita ikhlas? Manusiawi rasanya jika kita berkerja mengalami yang namanya kejenuhan, bila kita terkadang mengeluh, entah mengeluhkan gaji yang kecil, jaminan kesehatan yang tidak ada,menghadapi perilaku pasien dan keluarganya yang bemacam- macam karakter, jadwal shift – shift an yang padat hingga tidak punya waktu berlibur bersama keluarga, belum lagi izin yang susah jika kita ada keperluan, dan terkadang yang paling membuat hati hancur ketika harus meninggalkan anak yang sakit dirumah untuk merawat orang lain yang sakit huuuuaaaaaaaaaaa  :’(
Yang saya tulis diatas bukanlah curhat saya secara pribadi untuk minta dikasihani melainkan kenyataan yang terjadi dalam kehidupan teman – teman dan saya sendiri juga sih :shy:. .  Mencontek kata – kata nya Hingdranata nikolay seorang Ceo dan Master inspirasi Indonesia  “ Waktu dan tenagamu habis percuma untuk dibahas dan ngomel  betapa sulit tugasmu. Mulai saja lakukan!! Kamu bahasa sampai loyo pun kamu harus tetap lakukan yang penting MEMULAI!! Semakin kamu bahas semakin tertahan”  dan  “Bukankah kamu yang dulu setuju terima tugasmu buktinya kamu masih disitu ini bukan soal suka atau tidak ini soal TANGGUNG JAWAB. TERUTAMA MASIH BUTUH HASILNYA bertanggungjawablah. Berkaryalah dengan profesional”.
Hmm..kalo dipikir – pikir benar juga sih Tanggung jawab adalah lebih penting, komitmen juga sama penting nya, namanya pekerjaan suka dan duka pastilah ada. Tuntutan profesional memang diperlukan apalagi yang berhubungan dengan profesi kita,  tidak ada yang mau tau kita tengah bersedih atau bergembira masyarakat  hanya tau bahwa kita adalah perawat  yang selalu siap melayanai tugas nya dengan profesional.  So  nikmati dan syukurilah apa yang telah kita jalani jadilah insan yang berbahagia karena tidak semua orang diberi kesempatan seperti yang kita kerjakan. Ikhlas atau tidak biarlah itu urusan antara hati dan Tuhan.
Selamat berkerja !

Jumat, 31 Mei 2013

Menanti Undang -undang


Memperingati hari Perawat sedunia yang jatuh pada tanggal 12 Mei kemarin, beberapa teman kita dari berbagai daerah mengadakan aksi protes agar Rancangan Undang - Undang Keperawatan segera disahkan. Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan dari kita dan teman - teman karena lamban nya Undang - Undang Keperawatan.
Perawat sebagai profesi yang mempunyai peranan sangat penting dalam melayani kesehatan masyarakat sudah sepantas nya lah memiliki Payung hukum sendiri karena selama ini dasar perawat hanya Permenkes (permenkes 148/2010 tentang registrasi dan praktik keperawtan) yang aturannya belum kuat dan belum memiliki aturan ruang lingkup kerja perawat yang jelas. Seperti apakah kita boleh menyuntik? padahal suntikan/ injeksi merupakan tindakan invasif (memasukan obat kedalam tubuh) yang merupakan tugas dokter namun sering dibebankan kepada perawat.
Apakah RUU keperawatan segera disah kan sampai akhir tahun ini?  kita lihat saja nanti.

Assalammualaikum wr.wb
Alhamdulillah udah bisa posting lagi di blog ini stelah sekian lama ga nongol2 karena kesalahan tekhnis (hmmmm..sesuatu banget yac pdhal ni tangan ud ga tahan pengen otak atik ni blog) >,<
Happy Nurse day buat teman2 sorry ya udah agak telat ngucapin xixxxiiiiii.....
Tetap semangat ya teman2 ya teman - teman 

Wasallam

Minggu, 31 Maret 2013

Personal Hygne


Pengertian Personal Hygne

Personal hygne berasal dari bahasa Yunani yaitu personal yang artinya perorangan dan hygne yang berarti sehat. Kebersihan seseorang adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan sesorang untuk kesejahteraan fisik dan psikisnya.

Tujuan Personal Hygiene

Menurut Tarwoto (2004) tujuan Personal Hygne adalah sebagai berikut :
  • Meningkatkan derajat kesehatan seseorang
  • Memelihara kebersihan diri seseoarang
  • Memperbaiki personal hygne yang kurang
  • Mencegah penyakit
  • Menciptakan keindahan
  • Meningkatkan rasa percaya diri


Macam – macam Personal Hygne
Personal hygne meliputi kebersihan kulit, gigi, mulut, rambut, mata , hidung,telinga, kuku, genitalia serta kerbersihan dan kerapihan.

Faktor – faktor yang mempengaruhi Personal Hygne

Body image, Praktik sosial, status sosial ekonomi, pengetahuan, budaya, kebiasaan seseorang, kondisi fisik.

Dampak yang sering timbul pada Personal Hygne

Dampak fisik
Gangguan fisik sering terjadi karena tidak terpeliharanya kebersihan perorangan dengan baik seperti integritas kulit, ganggaun membrane mukosa mulut, infeksi pada mata dan telinga serta gannguan fisik pada kuku.

Dampak psikososial
Masalah sosial yang berhubungan dengan personal hygne adalah gangguan kebutuhan rasa nyaman,kebutuhan harga diri, kebutuhan rasa dicinta dan mencintai, aktualisasi diri serta interaksi sosial.






Selasa, 26 Maret 2013

Perkembangan Perawat di Indonesia


Seperti halnya perkembangan perawat di dunia, perawat di Indonesia juga terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Berikut akan saya postingkan Riwayat Perkembangan Perawat di Indonesia

Perawat pada masa penjajahan
Rumah sakit pertama didirikan di Indonesia adalah Binnen Hospital pada tahu 1799 oleh VOC. Para Perawat dipilih dari pribumi yang di sebut dengan Penjaga rumah sakit. Tugas penjaga rumah sakit adalah meliputi kegiatan memasak,membersihkan bangsal, mengontrol pasien, mencegah pasien tidak melarikan diri, dan menjaga pasien yang mengalami gangguan jiwa. Penjaga pasien saat itu hanya dilakukan oleh penduduk pribumi yang berstatus social rendah. Sedangkan tugas pelayanan kesehatan dilakukan oleh seorang ahli bedah.
Pada awal abad ke 19 mulai diadakannya pelatihan keperawatan yang bersifat non formal, dan kemudian pada tahun 1920 saat pemerintahan Hindia Belanda dipimpin oleh Gubernur Rafless, keperawatan yang bertujuan untuk menolong orang agar sembuh dari penyakitnya berkembang cukup baik. saat itu mulai digalakkan vaksinansi cacar berskala nasional tenaga perawat ini biasanya dikenal dengan sebutan mantr cacar. Pemerintah Hindia Belanda kemudian mendirikan lembaga pelayanan kesehatan masyarakat dan sekolah mantri kesehatan di Purwokerto pada tahun 1937 yang membentuk keperawatan preventif atau cara – cara pencegahan.
Ketika kekuasaan beralih kemasa pemerintahan Jepang Keperawatan di Indonesia mengalami masa kegelapan. Wabah penyakit menular dimana – mana dan jumlah oranng sakit terus meningkat sementara obat – obatan dan bahan – bahan yang dibutuhkasn seperti balutan luka dalam kondisi kekurangan. Banyak Perawat yang berhenti bekerja  dikarenakan rasa takut dan kecemasan.

Perawat di masa setelah Kemerdekaan
Setelah merdeka di tahun 1945 Pemerintah mendirikan sekolah pengatur perawat dan sekolah bidan untuk menyiapkan perawat dan bidan di rumah sakit, balai pengobatan. Pada tahun 1950 Indonesia mendirikan pendidikan perawat yaitu Sekolah Penata Rawat (SPR) . Pendidikan Perawat professional mulai didirikan pada tahun 1962 dengan didirikan akademi Keperawatan milik DepartemeN Kesehatan di Jakarta untuk menghasilkan Perawat professional pemula. Dan pada tahun 1974 dibentuklah Organisasi Persatuan Perawat Indonesia (PPNI).
Melalui lokakarya Keperawatan Nasional yang diadakan di Persatuan Perawat Nasioanl Indonesia bekerjasama dengan Departemen Kesehatan dan Departemen Pendidikan dan kebudayaan Keperawatan Profesional mulai digagas. Lokakarya itu menetapkan tugas, fungsi, dan standar kompetensi Perawat. Pendidikan Keperawatan meliputi jenjang D – 3, D – 4, S – 1, S- 2, dan S – 3.

                                                                                                                 (dari berbagai sumber)

Sabtu, 23 Maret 2013

Lirik lagu Iwan Fals


·        
BONGKAR 

Kalau cinta sudah di buang
Jangan harap keadilan akan datang
Kesedihan hanya tontonan
Bagi mereka yang diperkuda jabatan

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Sabar sabar sabar dan tunggu
Itu jawaban yang kami terima
Ternyata kita harus ke jalan
Robohkan setan yang berdiri mengangkang

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Penindasan serta kesewenang wenangan
Banyak lagi teramat banyak untuk disebutkan
Hoi hentikan hentikan jangan diteruskan
Kami muak dengan ketidakpastian dan keserakahan

Dijalanan kami sandarkan cita cita
Sebab dirumah tak ada lagi yang bisa dipercaya
Orang tua pandanglah kami sebagai manusia
Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta

Oh oh

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar