Kamis, 07 Maret 2013

Rufaidah binti Sa'ad Al - Asalmiya Tokoh Perawat Islam yang Terlupakan



Keperawatan adalah tugas yang mulia, perawat bertujuan untuk merawat orang sakit yang bersifat holistic (keseluruhan) tidak hanya biologis tetapi juga psikologis dan spiritual. Pekerjaan yang mulia ini sudah ada sejak Zaman Raulullah SAW dan tokoh perawat yang pertama yang membantu kaum – kaum muslimin yang sedang sakit adalah Rufaidah binti Sa’ad al – asalmiya.
Namun perawat – perawat Muslimin dan di Indonesia mungkin masih asing dengan nama Rufaidah karena mereka lebih mengenal tokoh keperawatan dari dunia barat “pioneer of modern nurse” yaitu Florence Nighttiangle. Dibawah ini saya postingkan sekelumit kisah tentang Rufaidah binti Sa’ ad al-asalmiya semoga bisa menambah sedikit pengetahuan kita.
Rufaidah Binti Sa’ad Al – Asalmiya
Rufaidah Al-Asalmiya memiliki nama lengkap Rufaidah Binti Sa’ad Al-Bani Aslam Al-Khazraj. Ia lahir di Yatrhrib, Madinah pada tahun 570 M dan wafat pada tahun 632 M. Rufaidah hidup pada masa Rasulullah SAW pada  abad pertama Hijriah atau abad ke-8 Masehi. Ia termasuk golongan kaum Anshor (Golongan pertama yang menganut agama Islam di Madinah).

Ayah Rufaidah adalah seorang dokter, Rufaidah mempelajari ilmu keperawatan saat ia bekerja membantu ayahnya. Saat kota madinah berkembang, ia mengabdikan diri merawat kaum muslimin yang sakit. Saat tidak terjadi peperangan, Rufaidah membangun tenda diluar Masjid Nabawi untuk merawat kaum muslimin yang sakit. Pada saat perang Badar, Uhud, Khandaq, dan perang Khaibar Rufaidah menjadi sukarelawan dan merawat korban yang terluka akibat perang. Ia mendirikan rumah sakit lapangan, sehingga Rasulullah SAW memerintahkan korban yang terluka dirawat oleh Rufaidah.

Dalam perang Khaibar, Rufaidah meminta izin kepda Rasulullah untuk ikut digaris belakang pertempuran untuk mengobati para mujahid yang terluka. Tidak hanya merawat korban dalam ,perang, Rufaidah  juga ikut terlibat dalam social komuniti dengan memberikan pelayanan keperawatan yang baik dan teliti serta bekal pendidikan kepada kaum muslimin,miskin,anak yatim serta penyandang cacat.



Itulah sejarah singkat tentang tokoh perawat islam Rufaidah binti Sa’ad Al - Aslamiya, ternyata ilmu pengetahuan tentang dunia keperawatan sudah ada jauh sebelum zaman perkembangan keperawatan di dunia barat. Semoga dengan ini kita bisa mengikuti teladan beliau dengan memberikan sentuhan sisi kemanusiaan sebagai seorang perawat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar